Kilau
dalam HARDIKNAS
untuk Indramayu
Hari Pendidikan
Nasional merupakan hari dari jati diri bangsa sebagai modal awal dari
berkembangannya suatu bangsa. Bangsa yang besar adalah bangsa yang peduli akan
pendidikan. Dimana pendidikan tersebut merupakan hak yang harus diperoleh oleh setiap
generasi penerus bangsa. Sebagaimana hari pendidikan nasional yang diperingati
setiap 2 Mei yang telah dicetuskan oleh tokoh besar pendidikan, Ki Hajar
Dewantara dengan filosofinya, Ing Ngarso Sun Tolodo (menjadi seorang pemimpin
harus mampu memberikan suri tauladan bagi orang-orang di sekitarnya), Ing Madyo
Mbangun Karso (seorang pemimpin harus mampu membangkitkan atau menggugah
semangat, serta memberikan inovasi-inovasi di lingkungan tugasnya dengan menciptakan
suasana kerja yang lebih kondusif untuk keamanan dan kenyamanan kerja), dan Tut
Wuri Handayani (seorang pemimpin harus memberikan dorongan moral dan semangat
kerja dari belakang).
Begitu pula
dengan Yayasan Kilaumerupakan sebuah lembaga kemanusiaan yang salah satunya
bergerak di bidang pendidikan dengan menyelenggarakan program “Cerahkan Senyum
Anak Bangsa”. Program ini merupakan konstribusi Kilau dengan tujuan untuk
mengurangi angka putus sekolah dengan cara memberikan beasiswa bagi anak usia
sekolah dari keluarga yang kurang mampu yaitu yatim dan dhuafa; mulai dari
jenjang SD, SMP, SMA, sampai perguruan tinggi yang bersekolah di sekolah umum.
Konstribusi Kilau di dunia pendidikan tidak hanya terlepas memberikan beasiswa
kepada para anak didiknya, namun tenaga pengajar pun berasal dari kalangan
mahasiswa dengan diselenggarakannyaprogram “Beasiswa Mahasiswa Berprestasi”,
yang dititik beratkan kepada mahasiswa yang memiliki indeks pestasi minimal
3.0. Dimana dengan adanya program ini diharapkan mahasiswa yang terpilih
tersebut, selain mendapatkan bantuan pendidikan juga mandapat nilai lebih,
yaitu dengan mendapatkan pembinaan dan pemberdayaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar