Rabu, 18 Mei 2016

Artikel Opini "Pendidikan tak Sejajar dengan Moral"

Pendidikan = Moral

Ingatkah anda dengan apa yang disampaikan oleh Mario Teguh yang mengatakan bahwa “memang pendidikan tidak menjamin kebaikan hidup, tapi pendidikan yang rendah adalah tanda yang sama pada semua kehidupan yang lemah di dunia”.
Bahwasannya pada hakikatnya pendidikan merupakan pembelajaran, pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan yang melekat pada diri setiap individu. Dimana pendidikan dapat dikatakan sebagai wadah bagi setiap generasi penerus untuk menambah wawasan dan pengalaman dalam ranah kegiatan formal sebagaimana yang dicanangkan oleh pemerintah. Baik disadari maupun tidak, bahwa pendidikan juga merupakan langkah awal para generasi penerus sebagai perrsiapan untuk melangkah menuju ke dalam kehidupan yang sebenarnya di masyarakat.
Berlanjut dengan apa yang dimaksud dengan moral bahwa moral merupakan bagian dari cerminan yang digambarkan melalui perilaku para peserta didik dalam lingkup kehidupannya. Moral mengarah kepada individu yang memiliki nilai positif yang dapat dijadikan sebagai hal mutlak yang harus dimiliki oleh setiap individu. Oleh karena moral langsung mengarah kepada cermin setiap individu, maka moral secara eksplisit dapat berhubungan dengan proses sosialisasi setiap individu dengan individu lainnya.
Pentingnya kaitan antara pendidikan dengan moral yang terjadi pada generasi penerus sekarang seperti mencerminkan sesuatu yang tidak semestinya terjadi. Hal tersebut dapat kita lihat dari maraknya ritual aksi mencoret-coret baju seragam pada saat hari kelulusan tiba. Terlihat biasa, namun aksi tersebut dapat dikatakan sebagai cermin sederhana para generasi penerus untuk melakukan hal-hal yang lebih besar dari itu. Bagaimana tidak, seragam yang menjadi salah satu kebanggaan dapat dengan mudah dikotori dengan penuh kebanggaan begitu saja. Tidak hanya aksi pencoretan semata saja, namun yang terjadi adalah aksi bak layaknya kumpulan orang berseragam yang tengah melakukan pawai bersama menelusuri jalan dengan menunjukkan lukisan-lukisan di seragamnya itu.
Sebagaimana contoh kecil di atas dan mengingat pula pentingnya kaitan antara pendidikan dengan moral, maka pertanyaan besarnya adalah “apakah pendidikan dapat dikatakan tak sejajar dengan moral?”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar